Arsip untuk kategori ‘Motor’
https://winsoftsk-services.appspot.com/highlight
Contoh :
| 1 |
function Are2FilesEqual(const File1, File2: TFileName): Boolean; |
| 2 |
var |
| 3 |
ms1, ms2: TMemoryStream; |
| 4 |
begin |
| 5 |
Result := False; |
| 6 |
ms1 := TMemoryStream.Create; |
| 7 |
try |
| 8 |
ms1.LoadFromFile(File1); |
| 9 |
ms2 := TMemoryStream.Create; |
| 10 |
try |
| 11 |
ms2.LoadFromFile(File2); |
| 12 |
if ms1.Size = ms2.Size then |
| 13 |
Result := CompareMem(ms1.Memory, ms2.memory, ms1.Size); |
| 14 |
finally |
| 15 |
ms2.Free; |
| 16 |
end; |
| 17 |
finally |
| 18 |
ms1.Free; |
| 19 |
end |
| 20 |
end; |
Berikut foto-foto penampakan :
1. Motor mbak Darti, bikers disabilitas asal kota solo yg jauh2 ke subang
2. Motor mas Janwar ketua MODIF (Motor Difabel) Bandung
3 Suasana di parkiran sirkuit

4 Motor mas Janwar dan Mas Otong dari Majalengka
5 Adi pembalap Disabilitas asal Ciputat
6 Jualan krupuk subang
7 Trail Version
8 istirahat sejenak di Cikarang
Figure 1: bersama Mang Asep, modifikator motor difabel bandung

Nyamankah mengendarai motor roda tiga?...
Yamaha baru saja merilis skuter matik (skutik) terbarunya di Thailand. Setelah Mio, Nouvo, dan Fino, kini produsen berlambang garpu tala itu punya Fiore.
Yamaha mengklaim, Fiore merupakan motor paling irit di Thailand karena hanya mengkonsumsi BBM 1 liter untuk jarak tempuh 51 Km….. Mantabssss… Yamaha telah menerapkan sistem fuel injection untuk Fiore. Bila pada Honda dikenal sebagai PGM-FI, maka Yamaha menamakannya YMJET (Yamaha Mixture Jet-Fuel Injection).
panjang : 1.795 mm
lebar : 685 mm
tinggi : 1.030 mm
ground clearance : 115 mm


Yamaha Fiore mengusung mesin 113 cc SOHC berpendingin udara.
Bentuknya terbilang mungil dengan desain centil. pola lampu depannya yang masih terinspirasi dari Yamaha Fino. diatas headlamp ada kisi-kisi udara yang sebelumnya tidak lazim dipakai di skutik-skutik Yamaha.
Lampu sein menempel di bagain sisi motor. Sementara bodi kiri dan kananya diberi grafir bertema centil. Bentuk buritan tampil mini dengan lampu rem belakang dan sein yang terpisah.
Bentuk speedometer juga tampil simple tapi penuh warna-warna ceria. Untuk kaki-kaki Fiore menggunakan ban 12 inci berukuran 90/90.
Akankah si centil ini masuk ke Indonesia untuk menjawab tantangan Honda dengan Scoopy-nya ?…. time will tell… hehehehehe
Mungkin inikah pertaruhan terakhir BAI di Indonesia, seandainya pasar bisa menerima dengan baik BAI akan terus melanjutkan proyek besar investasi di Indonesia tapi seandainya produk ini gagal diserap pasar gimana ? akankah BAI patah semangat ? biarkan waktu yang akan membuktikannya
Ceruk Pasar siapa yang disasar ?
Pulsar 135 memang belum resmi dirilis BAI, tapi dari berbagai sumber menyebutkan harga yang dipatok dibawah 15 juta OTR
Suzuki Thunder 125
Thunder 125 berkubikasi 125cc merupakan Light Sport produksi Suzuki yang pernah Berjaya di pasar motor sport tanah air, saat ini penjualannya turun drastis dan hampir dipastikan di-regenerasi oleh Suzuki. Secara harga sedikit lebih mahal daripada Pulsar 135 tapi secara performa Pulsar 135 mampu menghasilkan power 13.5 dk pada 9000 RPM (13.5PS@9000 rpm; bore x stroke: 54 x 58,8; kompresi 9,8:1) jelas bukan lawan sepadan untuk Thunder 125 . BAI tentu berharap besar bahwa pasar Light Sport akan beralih semua ke Pulsar 135 apalagi belum banyak pilihan di segment ini. Minerva 150 R ataupun produk mocin laen juga belum banyak bisa menarik hati konsumen.
Segment Bebek Premium ( SupraX 125 , Jupiter MX, Shogun 125, Athelete 125 )
Menarik jika dilihat dari spesifikasi mesin Pulsar 135 yang berkaraktek OverSquare menyiratkan bahwa Pulsar135 lebih cocok dipakai untuk kondisi City Ride / Stop & Go , karakter ini banyak ditemui pada kelas bebek premium seperti sang raja bebek SupraX 125 dan Jupiter MX , rasanya BAI emank berpikir untuk sedikit mencuri pasar Bebek2 ini dengan memberikan Value pada power besar dengan konsumsi bahan bakar yang ga kalah irit dengan harga yang pasti akan menjadi pertimbangan konsumen, tinggal faktor 3S-nya yang harus dibenahi.
Segment Bebek Medium ( Blade 110 , Jupiter Z 115, Revo Deluxe 110 )
Justru segment pasar inilah yang diharapkan BAI untuk berpaling pada Pulsar135, faktor harga di kisaran 13.5 juta sampai 15 juta ada Blade110 (harga 13.8) , JupiterZ CW ( harga 14.5) serta SupraX 125 SW ( harga 14.7) rasanya jika BAI mampu mengemas iklan Pulsar135 dengan mengedepankan perpaduan unsur performa dan design
bukan tidak mungkin konsumen di segment ini akan mempertimbangkan untuk memilih Pulsar 135.
So akhirnya biarkan waktu yang membuktikan, apakah Pulsar 135 pertaruhan bagi BAI akan booming seperti yang diharapkan, atau malah tetep menjadi boomerang karena telah terlanjur mengimport dalam jumlah besar.
Update terbaru Pulsar135 DTS-I versi Indonesia :
http://www.danielalfredosiahaan.blogspot.com
Amunisi baru untuk Light Sport dari Bajaj telah di launching berikut spesifikasi teknisnya:
Bajaj Pulsar 135 LS (Light Sport) – World’s First 4 Valve DTS-i Engine
Engine Type: 4 stroke, air cooled, 4-valve, single cylinder, SOHC, DTS-i
Displacement: 136.6cc
Max Power: 13.5 Ps @ 9000rpm
Max Torque: 11.4Nm @ 7500rpm
Starting: Kick + self start
Front Suspension: Telescopic front fork with antifriction bush (Stroke 130)
Rear Suspension: Trailing arm with Co Axial Hydraulic cum gas filled adjustable shock absorbers and triple rate coil spring
Front tyre: Tubetype Unidirectional 2.75 x 17″
Rear tyre: Tubetype Unidirectional 100/90 x 17″
Fuel Tank: 8 liters, 2.5 liter reserve (1.6 liter usable)
Headlamp: 35/35w
Wheelbase: 1325mm
Ground clearance: 170mm
Kerb Weight: 122 kgs
Handlebar: Clip-on
Speedometer: digital with tachometer as analog display
Dengan menerapkan 4 klep digabung dengan DTS-I (ternyata bukan DTS-Si dari XCD…) pada mesin 135cc ini mampu menghasilkan power 13.5 DK ( JupiterMX klo ga salah hanya 11 dk…. CMIIW) tapi tetap irit dalam pemakaian bahan bakar 68.1 km/l (sertifikasi dari ARAI)…
diindia motor ini akan bersaing dgn rival2-nya dikelas 125cc – 150cc.


pada peluncuran tersebut Rajiv Bajaj bercerita tentang rencana untuk meluncurkan Pulsar bermesin 400cc keatas dgn teknologi multi-valve DTS-i …
dari india lagi nehhh… sumber motor batangan indonesia
Honda Motorcycle and Scooters India (HMSI) sekarang sedang mengembangkan motor batangan 110cc yg desainnya diambil dari beberapa motor yg ada seperti CB 1000R (aka Hornet), CB 300R, CBX 250 dan CBF Stunner
spyshootnya seperti ini :


terlihat dari bentuk buritan, sebagian tankshroud, ama lampu depan ngambil dari CB 300 R brazil edition, sementara tanki ngambil CBF Stunner 125 .
model ini bisa menginspirasi AHM untuk mendesain ulang MegaPro-nya agar bisa bersaing dengan Byson dan Tyson…. ehh maksudnya Vixion …